Rabu, 20 Juli 2016

Game Jam Epik 1 malam


Anjir udah 2016 segala! Ane (cara nyebut diri sendiri saat ini) mau bercerita tentang Game Jam yang ane lakukan dengan diri sendiri. Berawal dari melamun pengen buat apa dan pengen produktif untuk satu malam saja. Tau tau terbesit sebuah ide, membuat sebah game sederhana dengan judul "Angkat Jemuran".
Tanpa basa basi langsung buat sketsa (lupa nyimpen dimana) dan bikin desain-nya pada pukul 8 malam. Ini rupa background-nya, keren kan :

 

Sudah terbentuk purwarupanya, langsung koding njir pake Gideros Mobile dengan bahasa Lua Programming. Karna memang mungkin sudah pernah pakai gideros untuk proyek di kantor, ya jadinya sudah sedikit terbiasa lah. Jam 6 pagi adalah batas akhir pengerjaan (ngasih target game jam ngasal), alhasil jam 5 pagi udah keteteran ngoding sampai game jam berakhir.
Anjir udah selesai game jam-nya tapi game-nya belum sempurna, belum ada sound belum ada animasi sprite yang bagus. Suatu saat game-nya akan ane update.

Kalau mau coba main, monggo di download :
Android APK : http://bit.ly/1XJ8JVS
(kalau ga salah minmal android 4.2 haha lupa)

Senin, 16 Maret 2015

Saya dan Bambunesia

Untuk yang pertama kalinya di tahun ini, saya mulai menulis di dalam blog lagi. hoho sudah sangat lama. Dan untuk pertama kalinya juga, ini adalah tahun dimana sebuah web yang sempat vacum selama hampir menyentuh 1.5 tahun lamanya, bisa dihidupkan kembali.

Labyrinth Escape
Sebut saja Bambunesia. Dulu semenjak saya masih kuliah, Bambunesia adalah sebuah kelompok kecil, ya maklum, untuk tugas, membuat sebuah aplikasi dan permainan. Prototype yang saya bikin bersama tim yaitu "Labyrinth Escape" dengan kode versi 1.0.0.0. Masih basic banget cuy, baru belajar dan baru tahu ada game editor secanggih dan semudah itu pada masanya. Prototype game itu terus dikembangkan sampai pada versi 3.0.0.0 yang kini sudah ter-upload di website. Pada saat itu, versi 3.0.0.0 inilah yang mengantarkan tim Bambunesia maju sebagai perwakilan kelas dalam penilaian hasil dari tugas besar Sistem Tersebar.


VRush
Sempat membuat prototype lainnya. Yaitu "VRush" sebuah game defender yang tugasnya cuma mempertahankan pesawat dengan cara menembaki musuh yang mendekat selama mungkin. Tapi kemudian berkolaborasi dengan salah satu kakak kelas saya sehingga menambahkan fitur market untuk membeli senjata dan bomb di dalam game VRush. Prototype ini kemduian saya perbaiki kembali dan akan saya remake kembali.





Bangga rasanya memiliki tim. Setelah lulus dari tempat kuliah, anggota tim tersebar karna masing-masing sudah memiliki pekerjaan. Tapi Bambunesia akan tetap hidup, karena Bambunesia adalah taman bermain saya bersama tim, juga tempat saya belajar banyak hal. Semoga kedepannya, saya dan tim bisa lebih banyak berkarya di kemudian hari.




Jumat, 31 Oktober 2014

Pengaruh Teknologi Terhadap Kehidupan dan Dunia Kerja

Pandangan saya sebagai seorang mahasiswa (baru lagi) yang sedang ingin menimba ilmu, saya merasa teknologi sudah membawa saya ke dalam dunia digital (bukan Digimon) yang sangat canggih. Untuk membuat sebuah karya 3D (tiga dimensi) kini sudah ada printernya, mau merasakan suasana di dalam dunia buatan kini sudah ada kacamamata VR (virtual reality), mau belajar di rumah kini ada online course. Tapi secanggh-canggihnya komputer di dunia, otak manusia masih lebih canggih karna dapat menyimpan lebih banyak memori yang katanya sih manusia terpintar di dunia hanya mampu menggunakan kurang dari 5% kemampuan otak. Bicara mengenai kecanggihan, tentu semua orang akan berfikir dan mengarah pada gadget, komputer atau smartphone. Semuanya mengarah ke teknologi, dan pikirannya teknologi cuma di bidang itu-itu aja, padahal teknologi itu luas.

Teknologi di awal peradaban
Jika kita kembali melihat ke awal sejarah peradaban manusia, manusia sudah menemukan berbagai macam teknologi, berupa alat-alat berburu yang terbuat dari tulang-belulang maupun dari batu. Maju beberapa ratus tahun berikutnya, manusia menciptakan teknologi pertahanan. Manusia mulai berkelompok untuk bertahan hidup. Kemudian manusia kembali menemukan teknologi untuk menyampaikan informasi, yakini bahasa. Dengan bahasa, informasi dapat disampaikan dengan baik dan dimengerti oleh manusia lainnya. Maju beberapa ribu tahun setelahnya, teknologi berkembang pesat hingga terciptanya kemolpok-kelompok besar dengan berbagai macam kemampuan. Hingga pada akhirnya manusia berevolusi menjadi manusia modern pertama dengan kamapuan yang lebih baik, dari segi berfikir dan segi aksi.

Teknologi informasi menurut salah satu artikel yang saya baca di benmeadowcroft.com, “Information technology is the technology used to store, manipulate, distribute or create information. The type of information or data is not important to this definition. The technology is any mechanism capable of processing this data.”.
Bisa diartikan sendiri kan? Intinya adalah, teknologi informasi merupakan teknologi yang digunakan untuk menyimpan, memanipulasi, mendistibrusikan dan atau membuat informasi. Teknologi disini memiliki peran terhadap maknisme dalam melakukan pemrosesan data untuk diolah menjadi informasi yang berguna.

Teknologi mempengaruhi berbagai bidang
Perbedaan yang sangat jauh jika kita meilhat 10 atau 17 tahun ke belakang dari saat ini, rasanya sangat singkat melihat perkembangan zaman yang kian melesat. Berbagai macam penemuan-penemuan baru di berbagai bidang semakin bermunculan. Mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, peralatan militer, dan lain sebagainya. Perkembangan tersebut tentu tidaklah mungkin terjadi tanpa adanya teknologi yang mendorong membantu. Contohlah peralatan medis yang digunakan di bidang kesehatan, tentu tidak akan terproduksi secara masal dan dapat disebarluaskan secara terus menerus. Atau sistem pendidikan yang monoton yang hanya bermodalkan buku materi dan papan tulis kapur dengan materi yang tidak pernah ter-update. Atau juga alat komunikasi yang saat ini hampir setiap orang minimal memiliki 1 buah gadget berupa handphone atau smartphone tidak akan secanggih saat ini.

Teknologi informasi mempengaruhi pola hidup
Sedikit cerita dari saya, ketika melihat seorang anak berumur 5-6 tahun sudah mulai memainkan gadget, saya merasa terhina dan merasa ksihan pada anak itu. Dulu, dengan umur segitu saya main bola di lapangan tanah dari siang sampai sore. Walaupun ada gadget berupa handphone, tapi itu cuma ada 1 dan punya orang tua. Dan saya baru merasakan menggunakan handphone di bangku SMP kelas 3 (mungkin sekarang adalah kelas 9) di semester terakhir. Melihat dari perbedaan itu, saya sudah bisa menyimpulkan, bahwa semakin berkembangnya teknologi, semakin berubah juga cara memanjakan dan mendidik anak.

Contoh lain yang saya alami yaitu ketika saya pertama kali mendaftar dan menggunakan jejaring sosial bernama “Facebook”. Mencari teman, membaca carita di timeline, hingga chat bersama teman (dan pacar waktu itu). Sudah hampir 7 tahun saya menggunakan sosial media tersebut. Pola hidup saya pun berubah, yang dulu hanya bisa SMS dan telepon, kini jika tidak ada sosial media dan internet, hidup terasa hampa dan terasa sempit. Tapi setidaknya saya mendapatkan banyak pengetahuan dari situ, berusaha belajar bahasa asing, memahami konsep teknologi, dan lain sebagainya.

Teknologi informasi mempengaruhi pekerjaan

Kondisi pekerjaan kantor pada jaman dahulu dengan sekarang sudah sangat berbeda. Dahulu, suara mesin ketik yang keras ada dimana-mana. Kini suara itu tidak terdengar kambali, karna semua lingkungan pekerjaan yang berhubungan dengan kantor beralih menggunakan teknologi yang lebih canggih, seperti computer, printer, server dan lain sebagainya. Dahulu yang menggunakan kalkulator batrei, kini menyatu dengan computer.

Teknologi informasi mengubah konsep dunia pekerjaan. Sebagai produk dari teknologi ini, yaitu Office Automatioin atau dapat disingat dengan OA. Menurut buku karangan David Barcomb yang berjudul Office Automation : A Survey of Tools an Technology, “Office Automation is a concept, an approach to a new way of thinking about and handling Information”. Dari penjelasan di buku tersebut, dapat disimpulkan bahwa OA adalah sebuah konsep yang bisa menciptakan pintu gerbang yang menyajikan cara baru dalam proses pemikiran serta pengendalian dan pemanfaatan informasi. OA sendiri diciptakan untuk memperkecil cost dalam sebuah perusahaan, dilihat dari sumber daya manusia yang semakin banyak berarti membutuhkan lebih banyak uang untuk membayar mereka, dan atau dilihat dari pemanfaatan teknologi secara menyeluruh untuk di masa yang akan datang.

Industri dan Teknologi Informasi
Pertumbuhan industri kini semakin meningkat baik di negara maju maupun negara berkembang sekalipun. Sebgian besar negara maju dan negara berkembang, memiliki hi-tech industry atau bisa disebut juga industri teknologi terkemuka, industri yang menggunakan teknologi tercanggih yang pernah ada saat ini. Produk yang dihasilkan biasanya bergantung pada bidangnya masing masing, contohnya yaitu sains komputer, bioteknologi, robotika, telekomunikasi, otomotif, dan lain sebagainya. Semua bidang industri ini tidak akan pernah mengahsilkan apa-apa tanpa ada bantuan dari teknologi pendukungnya, yaitu teknologi informasi, yang memberikan kemudahan dan mempercepat poduksi juga mendongkrak perekonomian suatu negara.

Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat saya ambil dari artikel yang saya buat ini adalah : Manusia perlu tahu, bahwa manusia adalah makhluk yang berorganisasi dan mampu menciptakan sesuatu untuk mendukung tujuan-tujuan yang sudah ditetapkannya. Teknologi adalah hasil ciptaan manusia itu sendiri yang harus dikendalikan dengan baik. Salah satunya adalah Teknologi Informasi. Teknologi Informasi dapat mempengaruhi berbagai bidang, salah satunya adalah bidang perkantoran. Perubahan derastis teknologi informasi dapat terlihat dengan jalas dari tahun-ketahun. Munculnya sosial media, banyaknya portal berita online, banyaknya forum online, menonton TV melalui internet, dan lain sebagainya.

Referensi

Sabtu, 09 Februari 2013

Header IPv4 dan IPv6


Wah ini dia bagian yang dikit runyem kalo dipaparin... hehe ma'lum sedikit kurang menguasai mengenai dunia jaringan, ya apa boleh buat, ini tuntutan hidup di dunia TI.. :)

Sebelumnya ya udah pada tau lah apa itu IPv4 dan IPv6.. hehe tapi saya jelasin aja nih dikit..
IPv4 dan IPv6 merupakan sebuah protokol jaringan yang dapat menghubungkan satu device dengan device lainnya terutama komputer.

Menurut sumber yang ane baca dari inet.detik.comIPv4 memiliki jumlah alamat yang menggunakan 32 bit sehingga jumlah alamat unik yang didukung terbatas 4.294.967.296 atau di atas 4 miliar alamat IP saja. NAT mampu untuk sekadar memperlambat habisnya jumlah alamat IPv4, namun pada dasarnya IPv4 hanya menggunakan 32 bit sehingga tidak dapat mengimbangi laju pertumbuhan internet dunia.

Sedangkan IPv6 menggunakan 128 bit untuk mendukung 3.4 x 10^38 alamat IP yang unik. Jumlah yang masif ini lebih dari cukup untuk menyelesaikan masalah keterbatasan jumlah alamat pada IPv4 secara permanen.

nah, yang jadi masalah, apa sih bedanya apa antara header di IPv4 dengan IPv6 ?

IPv4 memiliki ukuran header dasar sebesar 20 oktet ditambah ukuran header options yang dapat bervariasi.
sedangkan IPv6 memiliki ukuran header tetap 40 oktet. Sejumlah header pada IPv4 seperti Identification, Flags, Fragment offset, Header Checksum dan Padding telah dimodifikasi.


Cek Kompleksitas Password Sederhana menggunakan Java Script

Gini nih kalo tugas udah nnumpuk.. :D haha akhirnya ngeblog juga..
Network Security, biasa lah dapet tugas Cek kompleksitas suatu password, nah ane mau kasih sedikit scriptnya.. ya emang sedikit sih.. haha cekidot!

1. Sediakan Notepad ++, kalo engga ada ya editor lainnya.
2. Buat folder dengan nama JS dan masukkan script JS berikut dengan nama file "mocha.js".

/*
 * --------------------------------------------------------------------
 * Simple Password Strength Checker
 * by Siddharth S, www.ssiddharth.com, hello@ssiddharth.com
 * for Net Tuts, www.net.tutsplus.com
 * Version: 1.0, 05.10.2009
 * --------------------------------------------------------------------
 */

$(document).ready(function() 
{
var strPassword;
var charPassword;
var complexity = $("#complexity");
var minPasswordLength = 8;
var baseScore = 0, score = 0;

var num = {};
num.Excess = 0;
num.Upper = 0;
num.Numbers = 0;
num.Symbols = 0;

var bonus = {};
bonus.Excess = 3;
bonus.Upper = 4;
bonus.Numbers = 5;
bonus.Symbols = 5;
bonus.Combo = 0; 
bonus.FlatLower = 0;
bonus.FlatNumber = 0;

outputResult();
$("#inputPassword").bind("keyup", checkVal);

function checkVal()
{
init();

if (charPassword.length >= minPasswordLength)
{
baseScore = 50;
analyzeString();
calcComplexity();
}
else
{
baseScore = 0;
}

outputResult();
}

function init()
{
strPassword= $("#inputPassword").val();
charPassword = strPassword.split("");

num.Excess = 0;
num.Upper = 0;
num.Numbers = 0;
num.Symbols = 0;
bonus.Combo = 0; 
bonus.FlatLower = 0;
bonus.FlatNumber = 0;
baseScore = 0;
score =0;
}

function analyzeString ()
{
for (i=0; i<charPassword.length;i++)
{
if (charPassword[i].match(/[A-Z]/g)) {num.Upper++;}
if (charPassword[i].match(/[0-9]/g)) {num.Numbers++;}
if (charPassword[i].match(/(.*[!,@,#,$,%,^,&,*,?,_,~])/)) {num.Symbols++;} 
}

num.Excess = charPassword.length - minPasswordLength;

if (num.Upper && num.Numbers && num.Symbols)
{
bonus.Combo = 25; 
}

else if ((num.Upper && num.Numbers) || (num.Upper && num.Symbols) || (num.Numbers && num.Symbols))
{
bonus.Combo = 15; 
}

if (strPassword.match(/^[\sa-z]+$/))

bonus.FlatLower = -15;
}

if (strPassword.match(/^[\s0-9]+$/))

bonus.FlatNumber = -35;
}
}

function calcComplexity()
{
score = baseScore + (num.Excess*bonus.Excess) + (num.Upper*bonus.Upper) + (num.Numbers*bonus.Numbers) + (num.Symbols*bonus.Symbols) + bonus.Combo + bonus.FlatLower + bonus.FlatNumber;
}

function outputResult()
{
if ($("#inputPassword").val()== "")

complexity.html("").removeClass("weak strong stronger strongest").addClass("default");
meter.value=score;
}
else if (charPassword.length < minPasswordLength)
{
complexity.html("At least " + minPasswordLength+ " characters please!").removeClass("strong stronger strongest").addClass("weak");
meter.value=score;
}
else if (score<50)
{
complexity.html("Weak!").removeClass("strong stronger strongest").addClass("weak");
meter.value=score;
}
else if (score>=50 && score<75)
{
complexity.html("Average!").removeClass("stronger strongest").addClass("strong");
meter.value=score;
}
else if (score>=75 && score<100)
{
complexity.html("Strong!").removeClass("strongest").addClass("stronger");
meter.value=score;
}
else if (score>=100)
{
complexity.html("Secure!").addClass("strongest");
meter.value=score;
}


$("#details").html("Base Score :<span class=\"value\">" + baseScore  + "</span>"
  + "<br />Length Bonus :<span class=\"value\">" + (num.Excess*bonus.Excess) + " ["+num.Excess+"x"+bonus.Excess+"]</span> " 
  + "<br />Upper case bonus :<span class=\"value\">" + (num.Upper*bonus.Upper) + " ["+num.Upper+"x"+bonus.Upper+"]</span> "
  + "<br />Number Bonus :<span class=\"value\"> " + (num.Numbers*bonus.Numbers) + " ["+num.Numbers+"x"+bonus.Numbers+"]</span>"
  + "<br />Symbol Bonus :<span class=\"value\"> " + (num.Symbols*bonus.Symbols) + " ["+num.Symbols+"x"+bonus.Symbols+"]</span>"
  + "<br />Combination Bonus :<span class=\"value\"> " + bonus.Combo + "</span>"
  + "<br />Lower case only penalty :<span class=\"value\"> " + bonus.FlatLower + "</span>"
  + "<br />Numbers only penalty :<span class=\"value\"> " + bonus.FlatNumber + "</span>"
  + "<br />Total Score:<span class=\"value\"> " + score  + "</span>" );
}

}
); 

3. Masukkan file jquery bisa copas sih dari website lain.. haha tempatkan di dalam folder JS.
4. Buat file HTML dengan nama "index.html" di dalam folder terluar.
5. Masukkan script berikut untuk file index.html :

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Password Checking</title>
<style>
body{font-family:Calibri;font-size:12px;}
#inputPassword{width:200px;}
#meter{width:294px;height:20px;}
#complexity{font-weight:bold;color:red;}
</style>
<script type="text/javascript" src="js/jquery.js"></script>
<script type="text/javascript" src="js/mocha.js"></script>
</head>
<body>
<div id="wrap">
<div id="title">
<h2>Check Your Password Complexity</h2>
</div>
<div id="input">
Your password : <input id="inputPassword" type="password" name="password" placeholder="Type your password here"><p><meter id="meter" value="0" min="0" max="100" low="50" high="70" optimum="100"><br><div id="complexity" class="default"></div>
</div>
</div>
</body>
</html>

Untuk libih lanjut, bisa dicoba sendiri.. :)

Minggu, 27 Januari 2013

DATA WAREHOUSE


Pengertian Data Warehouse dapat bermacam-macam namun mempunyai inti yang sama, seperti pendapat beberapa ahli berikut ini :
Menurut W.H. Inmon dan Richard D.H., data warehouse adalah koleksi data yang mempunyai sifat berorientasi subjek,terintegrasi,time-variant, dan bersifat tetap dari koleksi data dalam mendukung proses pengambilan keputusan management.
Menurut Vidette Poe, data warehouse merupakan database yang bersifat analisis danread only yang digunakan sebagai fondasi dari sistem penunjang keputusan.
Menurut Paul Lane, data warehouse merupakan database relasional yang didesain lebih kepada query dan analisa dari pada proses transaksi, biasanya mengandung historydata dari proses transaksi dan bisa juga data dari sumber lainnya. Data warehousememisahkan beban kerja analisis dari beban kerja transaksi dan memungkinkan organisasi menggabung/konsolidasi data dari berbagai macam sumber.
Jadi, data warehouse merupakan metode dalam perancangan database, yang menunjang DSS(Decission Support System) dan EIS (Executive Information System). Secara fisik data warehouse adalah database, tapi perancangan data warehouse dan database sangat berbeda. Dalam perancangan database tradisional menggunakan normalisasi, sedangkan pada data warehouse normalisasi bukanlah cara yang terbaik.
Dari definisi-definisi yang dijelaskan tadi, dapat disimpulkan data warehouse adalah database yang saling bereaksi yang dapat digunakan untuk query dan analisisis, bersifat orientasi subjek, terintegrasi, time-variant,tidak berubah yang digunakan untuk membantu para pengambil keputusan.

Istilah-istilah yang berkaitan dengan data warehouse :
  1. Data Mart
Adalah suatu bagian pada data warehouse yang mendukung pembuatan laporan dan analisa data pada suatu unit, bagian atau operasi pada suatu perusahaan.
  1. On-Line Analytical Processing(OLAP)
Merupakan suatu pemrosesan database yang menggunakan tabel fakta dan dimensi untuk dapat menampilkan berbagai macam bentuk laporan, analisis, query dari data yang berukuran besar.
  1. On-Line Transaction Processing(OLTP)
Merupakan suatu pemrosesan yang menyimpan data mengenai kegiatan operasional transaksi sehari-hari.
  1. Dimension Table
Tabel yang berisikan kategori dengan ringkasan data detail yang dapat dilaporkan. Seperti laporan laba pada tabel fakta  dapat dilaporkan sebagai dimensi waktu(yang berupa perbulan, perkwartal dan pertahun).
  1. Fact Table
Merupakan tabel yang umumnya mengandung angka dan data history dimana key(kunci) yang dihasilkan sangat unik, karena key tersebut terdiri dari foreign key(kunci asing) yang merupakan primary key (kunci utama) dari beberapa dimension table yang berhubungan.
  1. DSS
Merupkan sistem yang menyediakan informasi kepada pengguna yang menjelaskan bagaimana sistem ini dapat menganalisa situasi dan mendukung suatu keputusan yang baik.
  

selengkapnya bisa didownload disini.. :)
http://www.4shared.com/file/O56k2iBC/Tugas_Kapita_Selekta_bu_ai.html


Repost dari : http://tugaskuliaheka.blogspot.com/

Selasa, 23 Oktober 2012

IDS (Intrusion Detection System)

Waha masih dalam lingkup tentang network juga nih, cuma ada beberapa hal yang mungkin berbeda dari segi penjelasannya.
"IDS (Intrusion Detection System) & IPS (Intrusion Prevention System)" mungkin sebagian banyak mahasiswa yang masih awam tentang ntework, sedikit membingungkan, tapi sedikit penjelasan mungkin bisa sedikit dimengerti juga.. hehe

berikut ini penjelasannya..



Nah, kalo polisi udah nemu pengendara yang ugal-ugalan ato melanggar, polisi bakal cegat itu motor dan diperiksa mlai dari SIM, STNK, dan terkadang uang (tergantung). Sama saja seperti IDS. Kalau IDS sudah nemu yang bersifat mencurigakan, tidak semestinya, atau tidak normal, terkadang secara otomatis IDS akan melakukan pemblokiran IP, agar user tidak dapat masuk kembali melalui jaringan tersebut.

Sedikit ada pencerahan kan ? :D
oke. nanti kita lanjutkan ke tahap berikutnya mengenai IPS. Bukan Ilmu pengetahuan Sosial ya.. haha IPS yang singkatannya Intrusion Prevention System.

see you sometime.. haha

sumber inspirasi : http://ratihdpr.blogspot.com/2012/10/ids-dan-ips-apakah-itu-lets-see.html

Jumat, 12 Oktober 2012

Pengalaman Network Security


Waha.. sedikit melenceng dengan postingan sebelumnya nih hehe..
Tapi sebenernya inilah bagian yang saya suka juga, walau Cuma dikit nih.. hehe

“NETWORK SECURITY”

Pertama kenal sama kata-kata itu sih udah dari SMA,, yang sednag gembor-gembornya game online maupun offline.. Warcraft(DoTa) & Counter-Strike jadi andalan di kalangan pelajar waktu itu, ya ampe skarang juga masih sih, ma’lum dunianya sama. Sebuah tuntutan kalau udah main dua game itu, yaitu masalah jaringan. Harus tau dimana letak kesalahan, harus tau dimana letak keberhasilan. Dari dulu sampe sekarang, harga mati jaringannya hanya “Ping”. Kalo ping sudah sukses, berarti udah jalan n udah bisa main game.. haha

Dari situ, saya bisa simpulkan, kalo ternyata bermain game itu membutuhkan ilmu, dimana kita harus pinter-pinter pulah-pilih mana jaringan yang di-secure atau kaga. Bahaya dong kalo Cuma bisa minta bantuan orang lain, sedangkan kita berada di sisi Engineering bahasa kerennya. Ya mungkin Cuma itu sih sedikit kilasan mengenai dunia Network Security. Mungkin untuk lebih jelasnya ya kalian yang merasakan bermain game bersama temen-temen mungkin akan lebih tau.. :D

Sabtu, 06 Oktober 2012

Membuat Game menggunakan Contruct 2

Hahaha udah lama ini kaga posting blog..
Nah kali ini saya mau kasih sedikit info bagi yang suka sama game. Game Revolution!!
Game yang akan dibahas yaitu game yang sekarang-sekarang lagi booming juga paling diminati di dunia. Game dengan menggunakan platform HTML 5. HTML 5 merupakan standar html terbaru saat ini yang benar-benar bisa bikin kalian yang suka ngoding web terpesona dan cnta mati, haha.

Untuk membuat game dengan platform ini, saya pake aplikasi yang bisa dibilang gratisan juga, walaupun sebenarnya bisa dibeli. Aplikasi itu namanya “Cunstruct 2” dari http://www.scirra.com.

Nah ini dia bentuk aplikasinya.

Bagi yang pertama kali membuat game, tentunya harus tau hal-hal berikut ini :
- Tema
- Latar belakang
- Storyline
Dan yang paling berbahaya saat meakukan developing, adalah Storyline. Storyline merupakan bagian atau tahap yang paling lama, yaitu membuat jalan ceria mulai dari awal cerita, event, hingga akhir cerita.

Nah kita skip aja nih, langsung bahas aplikasinya. Let’s begin!

1.Untuk membuat gamenya, kita klik New Project.















2.Nah ini layar project kita, di samping kanan ada Properties, di tengah ada layar project, di kiri ada layer, library dan projects.


3.Untuk memulai, kita pastikan ukuran layar yang akan dipakai di saat game berjalan. Defaultnya 640;480(pixel). Atur Window Size pada properties di samping kanan layar.

4.Berikutnya yaitu membuat sebuah object sebagai karakter/hero. Dengan cara double click pada layar putih di tengah dan pilih Sprite.


5.Kemudian akan muncul editor sprit. Buat karakter sprite sesuai dengan kreasi kalian. Atau bisa juga dengan cara menggunakan sprite yang sudah ada.

Jika sudah dibuat, nah close atau tutup layar editor sprite.

6. Kemudian klik Behavior pada pannel (maaf saya pindahkan pannelnya ke kanan). Behavior ini difungsikan untuk memberikan fungsi ibarat manusia diberikan nyawa dan perintah.


7. Setelah keluar Editor Sprite Behavior, kiti klik pada tanda plus "+" untuk memberikan fungsi. Lalu pilih sesuai dengan keinginan kalian dan tentu sesuai dengan fungsi dari objek tersebut. Kalu saya membuat objek tersebut menjadi sebuah hero yang dapat digerakan menggunakan keyboard.


8. Untuk melakukan tes / debug. Tekan F5 atau klik di dekat title bar di atas aplikasi dengan bentuk tombol play. Ya untuk hasilnya bisa dilihat lah.. hehe

Mungkin cuma segitu nih yang bisa saya share. Mungkin lain waktu saya share yang lebih advance. Oh, iya, setiap game yang dibuat, diharapkan harus berkualitas dan mendidik, jangan yang bersifat menghancurkan otak dan karakter orang.. haha Hanya pesan singkat itu..

Thanks juga nih untuk temen-temen saya yang juga ngenalin aplikasi ini sampe saya juga tergila-gila.
Regie Algie P dan Yuda Muhamad..

Senin, 06 Februari 2012

Awal Belajar AJAX - PHP

Benaru-benar dari "0" (nol) untuk sebuah kata program, ya satu sampe dua tahun yang lalu.. hehe
Udah banyak bahasa pemrograman yang udah dijumpai sampe-sampe ada yang punya nama lain dari bahasa itu, ya saya ga akan sebutin bahasanya tapi itu dia BAHASA SETAN!! (pikirkan sendiri) haha
Kali ini saya mau ngejelasin beberapa langkah mengenai pemrograman AJAX yang memang sedang menjadi trend pada zaman serba online ini, sumber referensinya sih dari satu buku yang memang menjadi bacaan saya semenjak 24jam yang lalu "PANDUAN LENGKAP PHP AJAX jQuery" dari http://blog.codingwear.com..

AJAX adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML.
AJAX, terdiri dari HTML, Javascript, DHTML dan DOM yang kemudian digabungkan dengan bahasa pemograman web di sisi server seperti PHP dan ASP, sehingga membentuk suatu aplikasi berbasis web yang interaktif.
AJAX bukanlah bahasa pemograman baru, tetapi adalah teknik baru untuk membuat aplikasi web lebih baik, lebih cepat dan lebih interaktif.
Dengan AJAX, Javascript dapat langsung berkomunikasi dengan server dengan menggunakan objek XMLHttpRequest. Dengan objek ini, javascript dapat melakukan transaksi data denga server web, tanpa harus me-reloading halaman web tersebut secara keseluruhan.

Berikut adalah teknologi yang termasuk dalam aplikasi AJAX :
• HTML yang digunakan untuk membuat Web forms dan mengindentifikasikan filed-field yang akan anda gunakan dalam aplikasi.
• JavaScript adalah kode inti untuk menjalankanaplikasi Ajax dan untuk membantu memfasilitasi komunikasi dengan aplikasi .
• DHTML, atau Dynamic HTML, membantu anda untuk membuat form atau web anda dinamis. Anda akan menggunakan <div>, <span> dan elemen HTML dinamis lainya.
• DOM, Document Object Model, akan digunakan (melalui kode JavaScript) untuk bekerja dengan kedua struktur dari HTML dan XML anda yang dalam beberapa kasus berasal dari server.

Hal pertama yang harus dimengerti ini adalah XMLHttpRequest yang berfungsi seperti bridge pada jaringan (menurut saya). Dengan Ajax, javascript akan berkomunikasi secara langsung dengan server melalui XMLHttpRequest tersebut.

Dengan objek XMLHttpRequest, suatu halaman web dapat membuat request ke, dan mendapatkan respon dari server web tanpa me-reload halaman secara keseluruhan. User akan selalu tetap dengan halaman yang sama. Bahkan user tidak akan tahu kalau ada data yang dikirim dan diterima dari server, karena javascript melakukan transaksi data di balik layar.

Untuk lebih jelasnya tentang AJAX ini, bisa dilakukan percobaan mungkin lebih enaknya latihan sebagi berikut :

1. Buat database dengan nama "kampus" di dalam MySQL
2. Isi database dengan tabel "t_mhs" dan "t_jk"
3. Isi tabel t_mhs dengan "npm, nm_mhs, kd_jk, almt_mhs, notel_mhs, email_mhs" (mahasiswa)
4. Isi tabel t_jk dengan "kd_jk, jk" (jenis kelamin)
5. Setelah membuat database beserta isinya, sekarang ketikan kode seperti dibawah ini dan save dengan nama file "data_mahasiswa.php" tentu dalam folder yang diinginkan di dalam folder htdocs :


<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<script>
var ajaxku;
function ambildata(npm)
{
ajaxku = buatajax();
var url="ambildata.php";
url=url+"?q="+npm;
url=url+"&sid="+Math.random();
ajaxku.onreadystatechange=stateChanged;
ajaxku.open("GET",url,true);
ajaxku.send(null);
}


function buatajax()
{
if (window.XMLHttpRequest)
{
return new XMLHttpRequest();
}


if (window.ActiveXObject)
{
return new ActiveXObject("Microsoft.XMLHTTP");
}
return null;
}

function stateChanged()
{
var data;
if (ajaxku.readyState==4)
{
data=ajaxku.responseText;
if(data.length>0)
{
document.getElementById("notel").value = data
}else
{
document.getElementById("notel").value = "";
}
}
}
</script>
<title>
BELAJAR AJAX
</title>
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="datmhs_css.css"/>
</head>
<body>
<div id="header">
BELAJAR AJAX
</div>
<div id="spacer">
</div>
<div id="search_box">
<span>
Search student :
<select name="mhs" id="mhs" onchange=ambildata(this.value)>
<option value="">

</option>
<?php
mysql_connect("localhost","root","");
mysql_select_db("kampus");
$query = mysql_query("select * from t_mhs");
while($x = mysql_fetch_array($query))
{
?>
<option value="<?php echo $x['npm']; ?>">
<?php echo $x['nm_mhs']; ?>
</option>
<?php
}
?>
</select>
<hr>
Phone number : <input type="text" name="notel" id="notel" readonly>
</span>
</div>

</body>
</html>

6. setelah itu, buat 1 file dengan nama "ambildata.php" dalam folder yang sama dan isi dengan :

<?php
mysql_connect("localhost","root","");
mysql_select_db("kampus");
$npm = $_GET['q'];
if($npm)
{
$query = mysql_query("select * from t_mhs where npm = '$npm'");
while($d = mysql_fetch_array($query))
{
echo $d['notel_mhs'];
}
}
?>
7. Setelah selesai membuat 2 file itu, panggil file data_mahasiswa.php melalui browser, dan lihat hasilnya. Saat memilih data di combobox, nomor telfon yang sesuai dengan data yang dipilih akan secara otomatis keluar di textbox dibawahnya..

Nah untuk lebih jelasnya, bisa baca buku itu dan mulailah bereksperimen dengan AJAX... :D

Minggu, 15 Januari 2012

Coretan Lembar Terakhir Buku Tulis

Buku tulis yang dibeli dengan harga hampir mencapai Rp.40rb, sungguh tidak akan ada apa-apanya dibandingkan dengan imajinasi yang tertuangkan. Coba deh kita liat flash back ke belakang semenjak duduk di bangku SD atau TK, walah apa buku penuh sama catatan? buku penuh dengan PR alias pekerjaan rumah? YA, tapi depannya doang. Kalo belakangnya? pasti ada gambar-gambar gajelas! haha ma'lum anak muda (pada masanya).

Betapa berartinya coretan-coretan tersebut, kalo smua buku itu masih ada, kita bisa bandingkan hasilnya dari yang tertua sampai yang termuda. Rasanya kenangan indah bersama lembar terkhir tidak akan bisa terlupakan. Kalo boleh jujur nih ya, buku yang paling tipis yang saya punya itu adalah buku Matematika,, tiap hari saya robek tengahnya. Bukan untuk ngotret ato latihan, tapi NGEGAMBAR!..

Hobi nyobek buku n gambar-gambar di belakang memang menyenangkan, tapi konsekuensinya juga berat, kalo udah ketawan ortu, wah parah tuh.. hehe

Tapi, sebenarnya kita nih sebagai orang yang udah bisa dibilang dewasa harus bisa mengubah pola hobi tersebut, misalnya ke adik kita ato ke sodara ato adiknyatemen. Mengapa? dengan mendapatkan tempat yang sesuai, anak-anak pastinya akan merasa lebih diperhatikan. Apalagi kalo udah dikasih krayon/pensil warna ditambah buku gambar,, menurut pandangan saya, 90% anak di usia 3th-6th lebih menyukai visual + grafis daripada logika.. maka dari itu, jangan biarkan anak-anak di usia tersebut menyalurkan hobinya di lembar akhir dari buku, tapi di lemar luas yang membuat hati anak lebih tertantang untuk membuat hal yang lebih besar..

Berhubung hanya menyalurkan ide pikiran di otak daripada berdebu, mohon maaf cuma nyerita sedikit, ya setidaknya sya ngebuka pintu belakang untuk melihat kita sudah melakukan apa.. :)

Rabu, 28 Desember 2011

Asiknya Jadi Bagian Desain


Bagi pandangan sebagian besar orang, penyempurna suatu objek adalah visualisasinya. Kalau daleman objeknya bagus, tapi visualisasinya kurang, apa boleh buat objek itu bisa dikatakan tidaklah bagus. Tapi kalo objeknya bagus juga visualisasinya bagu, wah jangan salah, tidak lain pasti yang dikatakannya juga bagus (menurut orang lain hehe).

Sekedar cerita pengalaman aja, dulu semenjak saya duduk di bangku SD, saya udah disuguhin ama yang namanya ngegambar & ngelukis. Ya ma’lum lah namanya juga anak-anak yah, yang begituan ya saya suka. Karir melonjak saat kelas 3 SD, saya ikutin beberapa perlombaan lukis, yaa patut disyukuri saya menang walau jarang mendapat peringkat yang pertama. Di kelas 6 SD saya berhenti berkarir di lomba-lomba lukis. Di SMP saya lebih tertarik ama digital. Dan baru pertama kalinya saya nyentuh Adobe Photoshop itu kelas 3 SMP. Wah itu udah aplikasi yang cukup sulit apalagi di PC saya ada yang namanya Corel Draw + Photoimpact. Makin menjadi-jadi tuh pengen ngulik.

Nah, di jaman SMA, saya mulai beralih ke desain. Berhubung desain itu luas nih, penjabarannya ya saya lebih condong ke desain interior, terutama kayak panggung, acara-acara pensi, atau ruangan-ruangan kecil di koridor. Digodog di dalam komunitas seni di SMA, wah bener-bener nempel tuh yang namanya dunia Seni Rupa + Desain termasuk di dalamnya kayak teknik-teknik pencampuran warna, teknik pengolahan produk, dsb. Sampe-sampe salah satu proyek besar saya di SMA(bareng temen-temen), bikin majalah kelas, BEUH! Ternyata benar-benar disegani juga sampe tukang nyetak mau narik saya jadi editor di salah satu majalah cetakannya. (Ga nyangka). Tapi ya karna waktu itu masih kelas 2 SMA, ya saya tolak. Sampai akhirnya saya menyukai desain lainnya di kelas 3. Application Design, itu bhs.Inggris nya.. haha. Suka dengan aplikasi, saya coba ngedesain salah satu aplikasi yang diprogram ama sahabat saya, karna baru belajar jadi ga sepenuhnya, dan dominan ke arah icon ama splash screen.

Sangkin pengen taunya aplikasi desain, terjunlah saya ke dunia Teknik Informtika (ga nyambung), tapi ya berhubung saya juga pengen tau kemampuan IT saya sampai dimana apa boleh buat, untuk kemajuan diri.. J eh balik lagi dah ke topik. Dan sampai sekarang saya masih megang sosok ganteng nan rupawan di bagian desain. Terjun di dunia multimedia sudah menjai gateway bagi saya untuk terus ngembangin dan belajar tentang desain.


Nah, dari beberapa cerita saya yang aga kurang menarik dan menyombongkan diri yang sebenranya tidak bermaksud sombong, tapi saya pengen memotivasi semuanya untuk terus berjuang walau berbeda hobi, tapi tujuannya sama, yaitu “Meraih Kesuksesan”. Mumpung (masih) muda-mudi, ayo keluarkan semangatnya!!! :D jauhi hal-hal yang negatif dan mulai tembus ke arah yang positif demi masa depan!!

Rabu, 21 Desember 2011

Trik dalam Mendesain Interface Aplikasi

Dari sekian banyak pengalaman yang udah saya alami di bidang multimedia, ternyata ada satu hal unik yang ga ada henti-hentinya untuk terus dikembangkan dan diperbagus. Hal unik itu adalah medesain dan memberikan sentuhan warna pada aplikasi.
Kalo dipikir-pikir, membuat sebuah aplikasi memang susah dan rumit juga kompleks yang memang harus serba benar, tapi kalo mendesain interface saya masih handle juga masih lancar,, sedikit memberikan saran dan masukan untuk para pendesain aplikasi yang baru mulai and baru ngelangkah. Ada beberapa yang harus diperhatikan, yaitu :

1. Tema
2. Tujuan
3. Ukuran
4. Tekstur
5. Kombinasi Warna
6. Fitur
(menurut pandangan pribadi)

1. Tema : Tema disini adalah sebuah pentitik berat dimana bentuk dan isinya bisa saja sesuai dengan keadaan kita, atau memang sedang dalam rangka sesuatu.
2. Tujuan : Sebuah desain harus memiliki tujuan lain selain menarik untuk dilihat, misalnya agar lebih mudah dikenal atau lebih mudah digunakan.
3. Ukuran : Ukuran sebuah aplikasi tentu harus dipertimbangkan sebagai langkah awal dalam pendesainan. Sebab, jika resolusi yang didapat tidak sesuai dengan aplikasi, yang ada ,alah ancur atau rusak ciri khas dari gambar pada desain yang disajikan.
4. Tekstur : Maksud tekstur disini bukan berarti antara kasar dan halus, tetapi bentuk dan fungsi dari aplikasi itu sendiri. Jika fungsinya untuk musik, tentu tekstur desain harus berkaitan dengan musik.
5. Kombinasi Warna : Pengkombinasian warna adalah salah satu hal yang paling penting demi menyelesaikan desain dari aplikasi itu sendiri. Jika kombinasi warna jelek atau tidak cocok dengan 4 hal sebelumnya, tentu aplikasi akan tidak enak dipandang dan malah malas untuk menggunakannya.
6. Fitur : Fitur ini bukan fitur dalam aplikasi, tetapi fitur di dalam desain seperti penggunaan shadow, transparansi, efek blur, efek kaca, dll. Fitur ini berfungsi sebagai lahan finnishing demi memberikan kesan yang wah dan extreme pada desain aplikasi. Dan ini hal yang paling saya suka,, biar keren.. hehe.

Sebenarnya ada beberapa hal lagi yang harus diketahui, yaitu tentang penggunaan icon/logo dan penggunaan format gambar yang cocok.
Icon : Merupakan logo/lambang dari sebuah aplikasi yang biasanya menampilkan salah satu ciri khas unik dari aplikasi, seperti halnya BLOGGER yang menggunakan huruf "B" pada icon/favicon web.
Format : Mungkin yang sudah terbiasa menjadi orang yang suka desain tidak terlalu bingun tentang hal ini. Format gambar yang biasanya digunakan haruslah sesuai, sebagai contoh ukuran standar dari sebuah icon yaitu antara 50-54 x 50-54 (harus persegi empat) dalam ukuran pixel.

Sebenarnya masih banyak lagi mulai dari penggunaan aplikasi desain sampe pengolahan file desain agar tidak  tercecer,, ya apa boleh buat, cape untuk nulisnya.. :) lain kali saya post lagi..

Minggu, 11 Desember 2011

Siklus Pengembangan Sistem Informasi

Sistem merupakan interaksi dari elemen-elemen yang saling berkaitan. Sedangkan Informasi menurut bahasa adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, instruksi dan pengalaman, tetapi bila menururt tehnik Informasi adalah data yang diberi makna melalui konteks. Jadi sebuah Siklus Sistem Informasi merupakan sebuah perjalanan data yang dimulai dari ukuran terkecil, yaitu bit hingga ke database. Sebuah siklus harus saling berkaitan dan tidak boleh ada yang terputus, karena akan mempengaruhi langkah-langkah berikutnya bahkan tidak dapat diteruskan.


          Sebuah sistem yang akan dibentuk pasti akan memiliki latar belakang. Contoh cerita “Seorang programer membuat program dari permintaan seorang user, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh user. Sehingga program yang dibuat dikatakan gagal dan tidak berfungsi maksimal”, dilihat dari cerita itu, sebuah sistem informasi harus memiliki langkah-langkahnya dan harus memiliki sebuah siklus yang kompleks dan teratur sesuai dengan aturan yang ada agar tercipta sebuah produk (program) yang baik dan maksimal, serta produk harus dapat mendukung seluruh bagian aktivitas user.


Komponen SI :
  • User (pengguna)
  • Equipment (peralatan)
  • Procedure (prosedur)

 Siklus pengembangan :
  1. Resource : Sumber/topik yang akan dibangun.
  2. Resolving : Penyelesaian masalah yang ada di dalam topik yang akan dibangun.
  3. Gathering Information : Mengumpulkan data yang ada dan bersifat nyata.
  4. Starting Project : Menyusun sistematika proyek baik dari segi tujuan, solusi akternatif, biaya, hingga rencana kerja.
  5. Data Flow Diagram : Menyusun dan membandingkan aliran data pada sistem yang berjalan dan sistem baru yang akan dibuat.
  6. Discribing Data : Membuat penjelasan atau pengertian dari data-data yang telah tersusun.
  7.  Advance Modeling : Membuat model data yang lebih kompleks.
  8. Process Description : Membuat penjelasan atau pengertian dari proses yang ada sesuai dengan penyelesaian masalah dari sistem yang akan dibuat.
  9. Designing System : Membuat disain sistem (model).
  10. Detailed Designing System : Penditelan disain seistem.
  11. Database Design : Membuat sebuah sistem database yang baik dan tertur.
  12. Program : Membuat program yang sesuai dengan aliran sistem yang telah direncanakan.
  13. Documentation : Membuat dokumentasi perjalanan proyek.
  14. Project Review and Walktroughs : Membuat laporan atau review mengenai sistem yang telah selesai dibangun, serta langkah penggunaannya.